Introvert dan Pemalu adalah dua hal yang berbeda. Aku sih kebetulan mengidap dua-duanya, parah memang tapi rapopo. Dan siapapun kamu, iya kamu! perlu tau tentang introvert, kenapa? ya siapa tau aja kamu, pacar,anak atau siapamu itu introvert jadi biar lebih mudah memahaminya. Blog ini sekedar catatan hitam-putih-kelabu introvert versi sudut pandangku, hanya bersumber pada perasaan tanpa berdasar pada ilmu pasti! Ingat, Orang introvert itu tidak aneh hanya nyleneh (eaaa gitu deh).

Pentingnya Introvert Menerima Keadaan Diri Sendiri

Pentingnya Introvert Menerima Keadaan Diri Sendiri || Lama gak curhat seputar Introvert nih, belakangan ini aku bertemu langsung dengan beberapa orang tipe introvert. Dan sebelumnya aku juga sudah pernah nulis bahwa tipe introvert itu sendiri berbeda-beda, dan itu memang benar! *sangat-sangat benar adanya.

Ada tuh yang sebenarnya introvert tapi aku lihat kayak orang biasa extrovert karena dia ramah, baik, enjoy aja dikeramaian, yah pokoknya didepan umum gak kelihatan kalo dia tuh introvert. Tapi ada juga yang aku lihat sangat diam tanpa eksresi bahkan untuk bicara saja gagap seolah gak tau atau gak bisa menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.

Kalau aku sih memang cindurung suka diam mengamati dan rasanya sediam-diamnya aku ternyata masih ada yang lebih diam, udah gitu banyak ngeluh menghakimi dirinya sendiri, nyalahin diri sendiri yang gak bisa seperti oranglain.

Kalau menurutku, ini menurutku loh ya! Seorang introvert itu harus bisa menerima keadaan diri sendiri, orang bilang kita aneh atau apalah gitu ya biarin aja, anggap aja kita memang aneh karena gak seperti mereka pada umumnya, tapi ya inilah keadaan kita. Introvert adalah karakter genetik (bawaan) yang harus diterima.



Kalau kita bisa menerima diri sendiri paling enggak gak akan banyak ngeluh lagi, gak akan menghakimi diri sendiri lagi. Yang introvert pasti pernah merasa iri karena gak bisa bicara penuh eksresi seperti orang pada umumnya, mungkin pernah juga berfikir andai aku tidak introvert. Aku dulu juga merasa begitu tapi sekarang sudah enggak lagi, aku berusaha bersikap normal (meski gak bisa juga), yang pasti aku sudah gak keberatan lagi bila oranglain menganggapku aneh.

Sebagian besar introvert punya kelebihan menyampaikan sesuatu secara tulisan, entah itu curhat di blog atau disosmed. Jadi introvert itu tetep bisa bersuara lewat tulisan, introvert tetep bisa berekpresi lewat tulisan, bahkan suatu ketika aku tidak bisa menyampaikan sesuatu kepada keluarga secara lisan ya akhirnya aku tulis. Serius loh aku tulis dilembar kertas!!! Yah boleh dibilang aku introvert yang kurang memiliki komunikasi yang baik dengan keluarga sehingga jarang bicara dengan keluarga sendiri. (*ini mungkin jadi dosa terbesar....).

Yah gitulah, dulu memang aku sering nyalahin keadaan, gak nyaman dirumah karena oleh keluarga sendiri aku dianggap aneh. Kalau dirumah bawaanya emosi mulu, sekarang sih mencoba bersikap normal meski bayangan kebencian dan emosi masa lalu itu selalu terngiang-ngiang. Seenggaknya sekarang gak nyalahin keadaan atau keluarga, kini lebih menerima keadaan diri sendiri dan gak masalah kalo dianggap aneh.

Sekarang lebih ikhlas dan bersyukur, bahkan justru cinderung merasa berdosa karena hubungan yang tidak baik dengan keluarga. Introvert memang punya latar belakang masalah sendiri-sendiri, kalau aku kan contoh introvert yang tidak memiliki komuniasi yang baik dengan keluarga, apa ada yang sepertiku? aku yakin pasti ada yang serupa.

Pernah juga tuh ngiri, enak ya kalau introvert tapi keluarganya pengertian, sekarang sih gak kepikiran untuk ngiri lagi, karena pasti entah introvert atau ekstrovert punya air matanya sendiri-sendiri (masalah hidup). Intinya gak perlu ngiri karena setiap orang sudah punya jatah kegalauan dan kebahagiaan masing-masing. Kalau kamu ngiri dengan kebahagiaan orang lain, apa kamu juga pernah ngiri dengan kegalauannya?

Udahan dulu deh curhatanya kali ini, intinya menerima diri sendiri, ikhlas dan disyukuri. Udah gitu aja...

Salam malu-malu,
dari pojokan



Share :

Facebook Twitter Google+
0 Komentar untuk "Pentingnya Introvert Menerima Keadaan Diri Sendiri"

Baca Juga:

Back To Top