Introvert dan Pemalu adalah dua hal yang berbeda. Aku sih kebetulan mengidap dua-duanya, parah memang tapi rapopo. Dan siapapun kamu, iya kamu! perlu tau tentang introvert, kenapa? ya siapa tau aja kamu, pacar,anak atau siapamu itu introvert jadi biar lebih mudah memahaminya. Blog ini sekedar catatan hitam-putih-kelabu introvert versi sudut pandangku, hanya bersumber pada perasaan tanpa berdasar pada ilmu pasti! Ingat, Orang introvert itu tidak aneh hanya nyleneh (eaaa gitu deh).

Introvert Yang Super Tertutup Harus Pandai Memotivasi Diri Sendiri!

Introvert Yang Super Tertutup Harus Pandai Memotivasi Diri Sendiri! || Apa iya seseorang yang memiliki karakter introvert itu enggan curhat kepada orang lain? gak juga sih, Introvert itu juga biasa curhat cuma mungkin pada orang tertentu aja alias pilih-pilih. Memang sih introvert itu identik dengan orang yang tertutup alias gak seperti orang pada umumnya yang gampang curhat kesana kemari atau tanya pendapat soal ini itu pada orang lain, kalo introvert itu bedanya ya itu tadi hanya curhat pada orang yang dipercaya atau yang dirasa bikin nyaman.

Kalo aku gimana, apakah juga punya sahabat atau teman yang biasa diajak curhat segala masalah? sayangnya enggak! aku gak punya! boleh dibilang aku tergolong introvert yang super tertutup. Aku gak pernah curhat masalah personal kepada orang lain, bahkan dengan keluarga pun tidak! tidak! tidak! sekali lagi TIDAK! Aku memang punya teman tapi dijamin mereka semua gak tau soal kehidupan pribadiku. Parah ya aku ini? emang! udah menjadi seorang  introvert dengan kadar pemalu tinggi, eh malah pakai acara super tertutup! kadang aku juga bingung kenapa bisa separah ini? tapi ah sudahlah......

Terus gimana kalo misal ada masalah, lagi bad mood, lagi bingung dalam menentukan pilihan atau sejenisnya? 

Aku memang biasa menentukan atau memutuskan bahkan memandam segala sesuatu itu sendiri aja. Lalu bagaimana cara seorang introvert menyelesaikan masalah tanpa curhat pada siapapun?

Seorang introvert itu kadang hari ini sangat optimis menjalani hidup tapi esok hari bisa jadi super pesimis! Mood-nya seperti orang pada umumnya gak bisa ditebak, sebagai seorang introvert harus pandai memotivasi diri sendiri! terlebih bagi introvert yang super tertutup seperti aku ini.

Jika orang lain bisa mengurangi beban pikirannya atau masalahnya dengan curhat pada orang lain, maka seorang introvert yang tertutup biasanya lebih memilih memenangkan dirinya lalu memotivasi dirinya sendiri agar bisa terus semangat. Bukankah introvert itu ahli merenung? saat merenung itulah biasanya seorang introvert berusaha memikirkan hal-hal positif yang bisa membangkitkan semangat, memunculkan ide solusi masalah dan semacamnya.

Contoh gak nyambungnya gini, "bingung mau bikin sambal pakai cabe rawit atau cabe merah keriting?"

Orang lain mungkin langsung bbm temannya "eh say..say..., hari ini gue mau bikin sambel, enaknya pakai cabe rawit atau cabe merah keriting ya?". Temannya yang satu bilang pakai cabe merah kertiting aja, pasti enak! Temannya yang satunya lagi bilang pakai cabe rawit aja biar mantab pedasnya! Teman yang lainnya lagi usul, "ih ribet amat sih say, mending beli sambal ABCDEFGHIJ aja, tinggal crot-crot". Akhirnya yang tanya malah makin bingung!

Bagi orang introvert, mikirnya "halah kayak gitu aja pakai tanya?". Orang introvert kalo bingung milih cabe rawit atau cabe merah keriting itu hanya diam sejenak, lalu mikir-mikir dalam dunia batinnya, kalo pakai cabe rawit entar bisa bikin kepedasan, lagian kan lagi gak mood sama yang pedas-pedas amat takut sakit perut, ya udah deh pakai cabe merah keriting aja.

Intinya seorang introvert itu biasanya mengatasi masalah dengan mencari jawabannya sendiri, mempertimbangkan hal-hal yang kemungkinan terjadi atau memutuskan yang sekiranya lebih baik. Seorang introvert itu lebih sering melakukan dialog dengan dirinya sendiri sehingga semacam punya penasehat tersendiri dalam dunia batinnya, semacam punya motivator tersembunyi dalam dirinya. Masak sih bisa gitu? ya emang gitu menurut perasaanku! Tapi ya itu tadi, kuncinya adalah harus bisa terbiasa memotivasi diri sendiri, kalo enggak dari diri sendiri mau dari mana? kan introvert yang super tertutup gak biasa curhat ke orang lain, iya to?

Bagi orang introvert yang super tertutup tapi kesulitan memotivasi dirinya sendiri itu bisa menjadi bahaya tersendiri loh. Karena jatuhnya akan menjadi sosok yang super pesimis dalam hidup, ya bayangin aja "gak bisa mengatasi masalahnya sendiri tapi juga gak bisa curhat sama orang lain, merasa sendirian, memandang sesuatu selalu dari segi negatifnya dan sekitarnya".

Adakah teman-teman yang merasa introvert dan super tertutup seperti aku? bener gak kalo kita yang gak biasa curhat sama orang lain tuh harus pandai memotivasi atau menyemangati diri sendiri?

Salam Malu Malu,
dari pojokan

Share :

Facebook Twitter Google+
7 Komentar untuk "Introvert Yang Super Tertutup Harus Pandai Memotivasi Diri Sendiri!"

Mbak widha tinggalnya dimana ya kalo boleh tahu? :)

aku sih tinggalnya dirumah aja, mau tinggal disangkar eh sangkarnya gak muat... :)

Maksudnya tinggal di kota mana gitu...

Sebenarnya paham sih pertanyaanya tapi itu jawaban sengaja melenceng...

Jawaban aslinya adalah biasa beredar di Klaten kadang di Jogja :)

Sama mbk kyk aq...hehehe....intiny seorang introvert itu memang hrs bs memotivasi diri sendiri, krn ga mngkn kan qt mengandalkan org lain...berusaha utk percaya dan yakin sm diri sendiri..

iya...
beruntung bagi introvert yang mampu mengenali atau menerima dirinya sendiri, jika enggak yakin deh pasti jadi sosok yang pengeluh karena gak bisa memotivasi dirinya sendiri :)

Tp susahny introvert itu tergantung mood mbk, klo mood ny lg bagus y apa2 semangat. Tp klo moodny ga bagus, y rasanya pengen marahin org se RT... ��

Baca Juga:

Back To Top