Tampilkan postingan dengan label Introvert Tertutup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Introvert Tertutup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2018

Introvert Bebas dan Pandai Curhat Dengan Tulisan Tapi ...

Update blog dikit ah, kali ini tentang curhat ala introvert. Nah ngomongin soal orang introvert selain dicap pemalu, pendiam, biasanya juga terkesan sebagai sosok yang tertutup ya gak? Meski semua itu sebenarnya gak mutlak! Misal kalau dikaitkan dengan kesan tertutup sebenarnya enggak juga kan karena ada kok introvert yang curhat ini itu ke seseorang yang benar-benar akrab dan dipercaya gitu.

Kalau pun gak curhat ke seseorang secara langsung, bisa juga menyampaikan kegalauan ini itu via tulisan entah itu ditulis di sosmed atau di blog macam ini. Atau join ke grub facebook atau semacamnya yang khusus tentang introvert, dimana biasanya grub itu berbagi quote atau sesuatu yang berkaitan dengan dunia introvert, nah digrup itu bisa tuh nimbrung komen ini itu.

Introvert memang biasanya pandai menyampaikan sesuatu lewat tulisan, via tulisan cinderung lebih ekspresif, lebih cewa-wakan haha hihi walau aslinya lebih banyak diam dan cinderung suka jadi pendengar.

Kalau soal curhat via tulisan itu tergantung pribadi masing-masing sih ya, ada memang orang yang tipenya biasa nulis ini itu tanpa pandang bulu, apapun dicurhatin tanpa malu-malu. Karena memang dengan menulis kadang perasaan bisa jadi lebih plongggg, ya kan? Ibarat orang nahan emosi lalu dilampiasin dan wusss… lega rasanya.



Tapi kalau aku jujur saja enggak sembarangan curhat ini itu, terutama di sosmed atau join ke grub tertentu. Untuk menulis di blog seperti ini aja aku kadang mikir berulang kali kok. Apa yang membuat aku mikir-mikir jika ingin menulis sesuatu? Ya biar pun hanya sekedar tulisan sederhana tapi jangan sampai isinya cuma keluhan yang gak penting, apalagi hal-hal yang sebenarnya bersifat pribadi.

Intinya kita bebas menulis apapun, tapi gak semua hal harus ditulis. Karena kadang memang ada sesuatu yang gak harus diungkap pada orang lain, jadi biarkan saja hanya diri sendiri dan Tuhan yang tau. *udah gitu aja (tapi ini hanya pandangan pribadi loh ya…., bisa jadi berbeda dengan pandangan orang lain).

Jadi meski aku punya banyak blog dan bebas nulis ini itu tapi sebenarnya ada banyak hal yang tetap rahasia. Ya kalau di blog ini memang pada dasarnya hanya berisi curhat seputar hal-hal yang berbau introvert menurut apa yang aku rasakan, kalau di blog lain seperti di www.drpojokan.com itu biasanya nulis pengalaman ini itu secara random.

Yang pasti lewat tulisan bisa menjadi relaksasi tersendiri, selain itu kadang bisa menemukan orang yang sepaham misal nulis tentang introvert kayak gini ternyata ada yang pengalamannya atau pandangannya sama atau hampir sama dengan apa yang aku tulis. (*lumayan kan akhirnya dapat teman, siapa tau bisa bikin introvert squad ala-ala artis sosialita… haha).

Kalau misal ada masalah dengan orang lain, lebih enak diselesaikan dengan ketemu langsung atau kalau gak bisa ketemu langsung bisa secara DM/Inbok atau WA secara personal (bukan WAG loh ya). Ya pokoknya tahan....jangan sampai lepas dan ditulis distatus facebook atau di curhatin di IG atau tempat umum lainnya. Karena ketika kita curhat memang ada perasaan lega namun jika curhatnya tidak pada tempat yang tepat maka hanya akan nambah masalah baru. Misalnya  curhat distatus facebook tentang masalahnya dengan si A, yang tadinya hanya masalah berdua aja tapi akhirnya semua jamaah yang ada difacebook tau, masing-masing pada ikut nimbrung komen ini itu. Belum lagi kalau misa si A gak terima masalahnya diungkap di facebook, pasti tambah panas deh.

Udah gitu aja deh....

Salam malu-malu,
dari pojokan

Minggu, 06 Agustus 2017

Ketika Introvert Mencoba Terbuka Tapi Akhirnya Kecewa! Pernah Mengalami?

Ketika Introvert Mencoba Terbuka Tapi Akhirnya Kecewa! Pernah Mengalami? || Sosok introvert itu biasanya tertutup atau curhatnya pada orang tertentu. Dan biasanya kalau ingin curhat itu cinderung banyak mikir antara dipendem aja atau dicurhatin ke orang lain. Aku sendiri termasuk introvet yang super tertutup. Tapi suatu ketika aku memilih cerita masalah kepriadian introvertku ini pada kakak-ku. Aku ceritakan semua hal tentang yang bikin aku emosi ketika dirumah dll.

Dan ternyata suatu ketika kakak-ku menyampaikannya ke ortu! Tapi apa respon ortu? intinya sih ortu gak menerima tapi justru aku yang dituntut untuk berubah menjadi orang seperti pada umumnya. Disitulah aku kecewa! Aku bukan kecewa pada kakak-ku karena sebenarnya tujuanku cerita ke kakak-ku kala itu memang agar sampai ke telinga ortu karena aku sendiri kesulitan kalau harus bicara langsung pada ortu.

Aku sebenarnya sudah tau resiko 'curhat ke kakak' kala itu yakni kalo gak menimbulkan salah paham baru ya justru aku yang dituntut berubah! Dan ternyata dugaanku benar yakni aku yang dituntut berubah gitu kan. Padahal introvert itu sendiri adalah genetik alias bawaan lair. Jadi misal aku yang biasa gak suka keramaian tapi dituntut menyukai keramaian itu jelas sulit!

Bagi yang introvert pasti paham kalau dikeramaian itu rasanya capek gimana gitu, pokoknya sulit dijelaskan lah ya. Karena memang energi introvert itu cepet lenyap kalau dalam keramaian dan energinya full dalam keheningan.

Buat yang introvert biasanya bermasalah dengan keluarga, ya misal seperti aku yang bertolak belakang dimana ortu tidak bisa menerima apa itu introvert jadi inginya ortu itu anaknya seperti orang pada umumnya gitu. Beruntunglah bagi introvert dimana keluarga memahamimu!

Kalau kasusnya sepertiku itu dibilang kecewa ya pasti kecewa tapi mau gimana lagi? harus belajar menerima sikon meski sulit! Dalam hati emosi meledak-ledak gimana gitu tapi ya mau gimana lagi? harus belajar meredam emosi meski gak gampang!

Setidaknya aku sudah berani mencoba untuk sedikit terbuka pada keluarga sendiri, meski hasilnya bikin nyeseg. *hahaha...


Salam Malau-malu
dari pojokan

Minggu, 01 November 2015

Bagaimana Seorang Introvert Super Tertutup Bisa Menemukan Solusi Masalah Tanpa Curhat Kepada Siapapun?

Bagaimana Seorang Introvert Super Tertutup Bisa Menemukan Solusi Masalah Tanpa Curhat Kepada Siapapun? mungkin ada yang bertanya-tanya seperti ituhhhh? Aku memang pernah mendapat pertanyaan semacam itu, orang itu bilang curhat kepada sesama itu semacam wajib karena menurutnya solusi masalah itu bisa saja tersalur dari orang yang diajak curhat gitu, menurutnya kalo gak curhat mustahil bisa menemukan jalan keluar, gitu katanya!

Tapi maaf aja, selaku orang yang introvert dan super tertutup aku menghargai rumusnya yang sedemikian rupa itu, solusi masalah itu memang kadang bisa didapat dari orang lain ya itu benar banget. Tapi selaku introvert yang super tertutup aku punya cara sendiri dan memang engggan curhat kepada orang lain, bukan maksudnya tak percaya pada orang lain tapi ya entahlah rasanya gak nyaman aja gitu sehingga selalu berusaha untuk mengolah masalah sendiri.

Orang yang Introvert itu sama seperti orang pada umumnya yakni punya masalah-masalahnya sendiri, gak mungkin ada yang gak punya masalah dalam hidupnya. Terus bagaimana seorang yang introvert super tertutup menyelesaikan masalah padahal gak curhat pada orang lain?

Kalau aku sih misal ada masalah yang bikin resah, kawatir dan sejenisnya itu biasanya ya cuma diam aja tapi dalam hati semacam curhat pada Tuhan untuk diberi jalan keluar.

Lalu apakah secara mak benduduk Tuhan memberi jalan keluar dengan bisikan gitu? ya gak ada bisikan lah, enak banget kalo ada bisikan. Jalan keluarnya sering kali ditunjukan melalui hal-hal yang ada sekitar,

Misal punya masalah jatuh cinta pada seseorang tapi orang itu sudah jelas-jelas gak ada tanda-tanda punya rasa yang sama, pasti yang demikian bikin galau bukan main dong? mau curhat ke orang lain? ah gak mungkin, jurusnya paling cuma dengan menyendiri, lalu curhat aja pada Tuhan biar diberi jalan keluar. Terus habis gitu mendadak pengin banget buka instgram padahal sih gak biasa-biasanya buka instagram, begitu buka terus ditarik ulur kebawah eh ada tulisan pak Mario bilang "Jatuh cinta memang bukan keputusan anda, tapi meneruskan atau tidak adalah keputusan anda". Artinya apa? artinya jatuh cinta pada orang itu mungkin bukan salah kita, tau sendiri kan cinta itu aneh? tapi kalo sudah tau bahwa dia gak ada tanda-tanda punya rasa yang sama itu berarti harus segera diputuskan dong, soal mau diterusin atau tidak! Dan pasti dalam hati yang paling dalam bilang 'gak usah diterusin, toh dia gak punya rasa yang sama, ya to?'.

Itu sekedar contoh loh ya, yang intinya jalan keluar sebuah masalah itu memang kadang ditunjukan melalui orang lain atau hal-hal disekitar kita dan petunjuk-petunjuk itu didapat bukan berarti harus curhat langsung kepada seseorang, karena kita bisa diam-diam curhat kepada Tuhan dan Tuhan pun diam-diam dengan caraNya juga akan menunjukan jalannya untuk kita. Kalau orang yang introvert dan tertutup yang biasa mengolah masalahnya sendiri tentu sudah biasa dengan cara seperti inihhh, orang introvert cinderung lebih peka dalam menyimpulkan petunjuk-petunjuk untuk mengatasi masalah yang sedang dialaminya.

Yah intinya sih seorang introvert yang super tertutup harus pandai memotivasi dirinya sendiri agar lebih mudah menjalani hidup dengan seisi masalah-masalah yang dialaminya. Seorang introvert yang cinderung gak mau curhat pada orang lain itu bukan berarti sombong loh ya, itu lebih karena ya gini deh, introvert itu semacam punya banyak rasa-rasa yang gak bisa dijelaskan. Yang pasti apapun karakter kita, entah introvert atau ekstrovert tetap harus ada dalam jalur yang positif!

Salam Malu-Malu,
dari pojokan

Kamis, 22 Oktober 2015

Introvert Yang Super Tertutup Harus Pandai Memotivasi Diri Sendiri!

Introvert Yang Super Tertutup Harus Pandai Memotivasi Diri Sendiri! || Apa iya seseorang yang memiliki karakter introvert itu enggan curhat kepada orang lain? gak juga sih, Introvert itu juga biasa curhat cuma mungkin pada orang tertentu aja alias pilih-pilih. Memang sih introvert itu identik dengan orang yang tertutup alias gak seperti orang pada umumnya yang gampang curhat kesana kemari atau tanya pendapat soal ini itu pada orang lain, kalo introvert itu bedanya ya itu tadi hanya curhat pada orang yang dipercaya atau yang dirasa bikin nyaman.

Kalo aku gimana, apakah juga punya sahabat atau teman yang biasa diajak curhat segala masalah? sayangnya enggak! aku gak punya! boleh dibilang aku tergolong introvert yang super tertutup. Aku gak pernah curhat masalah personal kepada orang lain, bahkan dengan keluarga pun tidak! tidak! tidak! sekali lagi TIDAK! Aku memang punya teman tapi dijamin mereka semua gak tau soal kehidupan pribadiku. Parah ya aku ini? emang! udah menjadi seorang  introvert dengan kadar pemalu tinggi, eh malah pakai acara super tertutup! kadang aku juga bingung kenapa bisa separah ini? tapi ah sudahlah......

Terus gimana kalo misal ada masalah, lagi bad mood, lagi bingung dalam menentukan pilihan atau sejenisnya? 

Aku memang biasa menentukan atau memutuskan bahkan memandam segala sesuatu itu sendiri aja. Lalu bagaimana cara seorang introvert menyelesaikan masalah tanpa curhat pada siapapun?

Seorang introvert itu kadang hari ini sangat optimis menjalani hidup tapi esok hari bisa jadi super pesimis! Mood-nya seperti orang pada umumnya gak bisa ditebak, sebagai seorang introvert harus pandai memotivasi diri sendiri! terlebih bagi introvert yang super tertutup seperti aku ini.

Jika orang lain bisa mengurangi beban pikirannya atau masalahnya dengan curhat pada orang lain, maka seorang introvert yang tertutup biasanya lebih memilih memenangkan dirinya lalu memotivasi dirinya sendiri agar bisa terus semangat. Bukankah introvert itu ahli merenung? saat merenung itulah biasanya seorang introvert berusaha memikirkan hal-hal positif yang bisa membangkitkan semangat, memunculkan ide solusi masalah dan semacamnya.

Contoh gak nyambungnya gini, "bingung mau bikin sambal pakai cabe rawit atau cabe merah keriting?"

Orang lain mungkin langsung bbm temannya "eh say..say..., hari ini gue mau bikin sambel, enaknya pakai cabe rawit atau cabe merah keriting ya?". Temannya yang satu bilang pakai cabe merah kertiting aja, pasti enak! Temannya yang satunya lagi bilang pakai cabe rawit aja biar mantab pedasnya! Teman yang lainnya lagi usul, "ih ribet amat sih say, mending beli sambal ABCDEFGHIJ aja, tinggal crot-crot". Akhirnya yang tanya malah makin bingung!

Bagi orang introvert, mikirnya "halah kayak gitu aja pakai tanya?". Orang introvert kalo bingung milih cabe rawit atau cabe merah keriting itu hanya diam sejenak, lalu mikir-mikir dalam dunia batinnya, kalo pakai cabe rawit entar bisa bikin kepedasan, lagian kan lagi gak mood sama yang pedas-pedas amat takut sakit perut, ya udah deh pakai cabe merah keriting aja.

Intinya seorang introvert itu biasanya mengatasi masalah dengan mencari jawabannya sendiri, mempertimbangkan hal-hal yang kemungkinan terjadi atau memutuskan yang sekiranya lebih baik. Seorang introvert itu lebih sering melakukan dialog dengan dirinya sendiri sehingga semacam punya penasehat tersendiri dalam dunia batinnya, semacam punya motivator tersembunyi dalam dirinya. Masak sih bisa gitu? ya emang gitu menurut perasaanku! Tapi ya itu tadi, kuncinya adalah harus bisa terbiasa memotivasi diri sendiri, kalo enggak dari diri sendiri mau dari mana? kan introvert yang super tertutup gak biasa curhat ke orang lain, iya to?

Bagi orang introvert yang super tertutup tapi kesulitan memotivasi dirinya sendiri itu bisa menjadi bahaya tersendiri loh. Karena jatuhnya akan menjadi sosok yang super pesimis dalam hidup, ya bayangin aja "gak bisa mengatasi masalahnya sendiri tapi juga gak bisa curhat sama orang lain, merasa sendirian, memandang sesuatu selalu dari segi negatifnya dan sekitarnya".

Adakah teman-teman yang merasa introvert dan super tertutup seperti aku? bener gak kalo kita yang gak biasa curhat sama orang lain tuh harus pandai memotivasi atau menyemangati diri sendiri?

Salam Malu Malu,
dari pojokan

http://introvertpemalu.blogspot.com