Tampilkan postingan dengan label Karir Introvert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karir Introvert. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Februari 2016

Seorang Introvert Super Baper Tidak Cocok Bisnis Model MLM!

Seorang Introvert Super Baper Tidak Cocok Bisnis Model MLM! || Pernah ngalamin didekati oleh teman lama atau bahkan teman baru yang tiba-tiba nawarin sebuah bisnis ajaib dengan keuntungan bertubi-tubi, diajak ikut seminar atau sekedar ngumpul dengerin orang cerita menggebu-gebu pamer kesuksesan ini itu yang bikin ngiler. Pernah? Pernah gak? Pernah engakkkkkk???? jawab dong! yang keras jawabnya gak kedengeran tau!!!!! *gak dhing, gak sudah teriak jawabnya, dalam hati aja.....

Berdasarkan survey ngasal yang aku rasakan sih punya bisnis sendiri itu adalah impian banyak orang. Beberapa temanku sempat ada yang curhat pengin punya bisnis sendiri, bisa tetep deket dengan keluarga, bisa terus di rumah tanpa kemana-mana tapi banyak duit. Lalu mereka bertanya "enaknya bisnis apa ya?", sejujurnya aku paling bingung jawabnya kalo dapat pertanyaan seperti itu. Mungkin mereka curhat dan mengajukan pertanyaan itu karena mengira aku yang kerjanya enak-enakan cuma di rumah aja gitu.

Aku hanya bisa jawab bahwa mulai aja dengan apa yang kamu suka, yang kamu bisa, yang kamu minati, yang bisa kamu jual. Tapi sayangnya jawaban seperti itu tidak memuaskan karena mereka justru makin mengeluh bahwa tidak tau yang diminati, gak tau bakat dirinya sendiri. Terus piye jal? karena aku mentok gak bisa jawab jadi dikira sombong gak mau berbagi tip. *mulai baper......

Kalo menurutku bisnis atau membuka usaha sendiri itu berkaitan erat dengan minat masing-masing, bisa dimulai dengan hal-hal sederhana misal dari yang disukai yang sekiranya bisa dijual, gak harus berupa produk nyata yang dijual gitu loh ya, bisa juga itu berupa jasa misal suka memfoto ya coba aja buka usaha foto untuk acara nikahan atau apa gitu.

Aku sebagai seorang introvert merasa tidak tertarik kerja kantoran, ketika aku kenal dengan internet saat itulah aku merasa tertarik belajar blog, hingga akhirnya kenal yang namanya jualan online, publisher adsense dan sekitarnya. Aku pelajari semua dengan otodidak. Hingga sekarang pun aku masih terus belajar.

Aku memang lebih cocok untuk bisnis atau kerja yang model-model diam aja didepan pc, online dan sekitarnya. Aku merasa paling tidak cocok adalah bisnis model MLM! Enggak tau kenapa, mungkin karena faktor introvert:

  • Sulit Berinteraksi Dengan Orang Baru
Bisnis model MLM itu kerjanya nyari member baru gitu kan? untuk bisa dapat member harus nawarin ke orang-orang itu kan? Nah loh, kalo berinteraksi dengan orang lain aja susah gimana bisa dapat member baru? gimana bisa presentasi?

    • Terlalu Baper
    Bisnis model MLM itu tugasnya nyari member baru agar dapat duit kan? nah masalahnya selaku introvert yang super baper itu semacam dihantui rasa bersalah, masak iya tega ngomong muluk-muluk ini itu supaya target member kecantol. Atau jual produk ini itu dengan muluk-muluk bahwa produk itu kasiat sangat sakti padahal sebenarnya gak tau juga apakah produk itu benar-benar sakti atau tidak.

    Jadi ya gitu deh, buat siapa aja yang nawarin bisnis MLM kepadaku mohon maaf aku gak tertarik. Dan buat siapa aja, terutama orang awam yang ingin mulai bisnis sendiri ketika dapat tawaran bisnis model MLM sebaiknya tanyakan pada diri sendiri dulu cocok gak dengan model yang mencari-cari member baru seperti itu? Kalo dari awal gak yakin mendingan gak usah, karena nanti endingnya sia-sia dan duit kamu yang buat modal itu hanya masuk ke leader atau atasan kamu yang ngajakin gabung.

    Orang-orang yang masih kerja kantoran dan ingin mulai punya bisnis sendiri biasanya menjadi sasaran empuk bagi bisnis-bisnis model MLM. Maka dari itu, ya itu tadi tanyakan pada diri sendiri dulu yakin atau enggak?

    Lagian bisnis model MLM itu kebanyakan gak langgeng, sebuah produk hanya populer sesaat, lalu kemudian berlahan menghilang tapi muncul lagi nama baru tapi caranya tetep sama yakni model MLM.

    Lalu apakah iya orang tipe introvert itu semua tidak cocok bisnis model MLM? ya enggak juga, kalo introvertnya model kayak aku ini sumpah gak cocok, alasannya ya seperti dua point diatas! Tapi sebaiknya introvert atau enggak kalo bisa hindari bisnis model MLM! Cari bisnis lain yang sistemnya gak MLM!

    Salam malu-malu,
    dari pojokan

    Jumat, 23 Oktober 2015

    Inilah Daftar Jenis Pekerjaan Paling Cocok Buat Yang Introvert

    Inilah Daftar Jenis Pekerjaan Paling Cocok Buat Yang Introvert || Bagi yang merasa dirinya introvert tentu bertanya-tanya kalau terjun ke dunia kerja gimana ya? mengingat kepribadiannya yang cinderung tak seperti orang pada umumnya. Introvert itu lebih produktif dalam suasana yang tenang, sepi bahkan sendiri sehingga pekerjaan yang pas adalah pekerjaan yang tidak membutuhkan banyak berinteraksi dengan orang.

    Jika introvert memaksakan diri dalam bidang yang memerlukan interaksi dengan banyak orang pasti akan sulit berkembang. Dan itulah yang pernah aku rasakan, aku pernah mencoba beberapa kali bekerja dalam bidang pekerjaan yang memang harus berinteraksi dengan orang-orang namun akhirnya bisa dibilang aku gagal, aku sadar bahwa aku ini punya kelemahan ketika harus berhadapan dengan banyak orang dan akhirnya aku tak mau memaksakan diri lagi. Jadi jika memang merasa diri kamu introvert maka dari awal saat mencari pekerjaan pilihlah pekerjaan yang cocok dengan karakter dan passion kamu.

    Berikut adalah daftar pekerjaan yang paling cocok buat kamu yang introvert, apa saja?

    1. Penulis

    Kenapa penulis? Introvert itu cinderung hemat bicara dan lebih pandai berkomunikasi lewat tulisan. Seseorang yang introvert jika mau mengasah kemampuan menulisnya pasti bisa menjadi penulis yang hebat, karena ya itu tadi kelebihan seorang introvert adalah bisa menuangkan segala ekspresinya dengan baik lewat tulisan. Didukung dengan karakternya yang hemat bicara dan suka dalam keheningan pastinya akan lebih produktif mengahasikan karya-karya dalam bentuk tulisan yang dikemas menjadi sebuah buku. Jadi jangan ragu lagi, kalo memang passion terbesar kamu dalam bidang menulis maka menjadi seorang penulis hebat adalah pekerjaan yang paling cocok dengan karektermu yang introvert.

    2 Akuntan

    Kenapa akuntan? karena pekerjaan ini tidak butuh banyak berinteraksi dengan orang, pekerjaanya adalah berhadapan dengan laporan keuangan, menganalisa data dan lain sebagainya. Bagi seorang yang introvert tapi suka dengan angka-angka dan menganasila laporan-laporan yang berkaitan dengan keuangan tentunya menjadi akuntan adalah pilihan yang paling tepat. Dalam aktivitas kerjanya seorang akuntan itu butuh suasana yang tenang dalam mengelola data-data finansial jadi sangat cocok kan dengan karakter introvert yang suka suasana tenang?

    3 Programer

    Kenapa programer? karena kerjanya fokus bergelut dengan komputer dengan bahasa pemograman yang sedemikian rupa sehingga waktu kerjanya hanya duduk didepan layar. Jadi kalo kamu merasa introvert yang suka dengan bahasa pemograman untuk menghasilkan karya-karya dalam dunia digital coba sekolahnya ambil juruan ini dan kerja juga dibidang ini, yakin deh kamu bisa sukses.

    4 Desain Grafis

    Kenapa desain grafis? karena pekerjaanya berhubungan dengan mendesain, orang yang introvert biasanya dalam ketenangannya banyak sekali ide ini itu, nah buat yang introvert dan suka menuangkan idenya dalam bentuk desain-desain bisa nih ambil pekerjaan sebagai desain grafis.

    5. Admin Media Sosial

    Kenapa admin media sosial? diera digital seperti saat ini pekerjaan dibidang sosial media banyak dibutuhkan. Salah satu kelebihan introvert adalah berkomunikasi dalam bentuk tulisan, nah kalau menjadi admin sosial media sudah pasti kan komunikasinya dalam bentuk tulisan entah via facebook, twitter dan lain sebagainya. Seorang introvert bisa menjadi orang yang asyik, lucu dan ramah ketika berkomunikasi via media sosial. Itulah mengapa kadang orang bingung ketika kenalan dengan orang di internet rame banget tapi kok ketika ketemu langsung beda? gak banyak bicara?

    6. Jualan Online

    Kenapa jualan online? karena jualan online itu tidak berkomunikasi secara langsung tapi via email, sms, bbm dan sejenisnya. Pekerjaan ini paling cocok buat kamu yang introvert tapi ingin buka usaha bisnis sendiri. Bisnis dalam bidang Internet Marketing bisa jadi pilihan kamu, apalagi kini internet semakin luas dan hampir semua sudah kenal dengan yang namanya internet.

    7. Peneliti atau penganalisa

    Kenapa peneliti atau penganalisa? introvert itu memiliki kemampuan focus yang baik, dalam diamnya bisa menganalisa sesuatu atau hasil penelitian dengan baik. Jadi bisa jadi analisis pemasaran atau peneliti di laboratorium.

    Itulah beberapa daftar pekerjaan yang paling cocok buat kamu yang introvert, seorang introvert itu bisa bekerja kantoran dan bisa juga buka usaha sendiri seperti orang pada umumnya, hanya saja perlu memilih bidang pekerjaan yang pas dengan karakternya.

    Kalo aku sendiri bagaimana? ya itu tadi pernah mencoba pekerjaan layaknya orang ekstrovert tapi gagal, sempat jadi penulis buku umum di penerbitan teman tapi juga gak tahan, lalu akhirnya buka usaha sendiri yakni jualan online selama hampir 2 tahun, aku merasa cocok jualan online karena gak butuh interaksi face to face alias hanya via internet, bbm, sms atau sejenisnya. Tapi karena ada sebuah masalah di toko onlineku itu dan ada kendala sulit menemukan orang yang bisa diajak kerjasama dengan baik maka saat itu aku putuskan untuk menutup toko onlineku, lalu? aku tetap berkecimpung di dunia online, terutama di dunia blogging, aku pilih menjadi fulltime blogger!

    Intinya sih, introvet itu harus bisa menentukan pilihan, mana yang sekiranya pas untuk dirinya. Aku tetap memilih berkecimpung di dunia online karena dari awal aku memang mengidamkan kerja dari rumah aja!

    Bidang apapun yang kita pilih, tentu ada peluang sukses didalamnya, banyak kok introvert yang sukses dan terkenal di dunia entah dari bidang tulis menulis, teknologi, bisnis dan lain sebagainya.

    Jadi jika kamu introvert tentu kamu tau apa yang kamu mau, apa yang kamu suka dan harus memilih yang mana. Daftar pekerjaan diatas hanya beberapa contoh pekerjaan yang cocok buat kamu yang introvert, diluar itu masih banyak pekerjaan lain yang mungkin lebih cocok dengan diri kamu tingal disesuaikan aja dengan apa adanya kamu.

    Salam Malu Malu,
    dari pojokan

    Rabu, 21 Oktober 2015

    Bekerja Dari Rumah Adalah Impianku Sebagai Seorang Introvert

    Bekerja Dari Rumah Adalah Impianku Sebagai Seorang Introvert || Sejak lulus kuliah dan memasuki dunia kerja, dari dalam hati sudah bergeming bahwa aku ingin kerja mandiri alias usaha sendiri, aku mendambakan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah saja. Tapi saat itu aku tak tau 'pekerjaan apa itu?', kalau aku baca-baca sih dari blog bisa dapat duit, tapi sebagai pemula aku merasa "ah gak mungkin ah", lalu aku mencoba mencari-cari lowongan kerja saja alias gak terjun langsung menjadi fulltime blogger.

    Selaku freshgraduate aku gak tau apa-apa soal dunia kerja, terlebih aku ini seorang introvert tentu punya kesulitan tersendiri saat masuk dunia kerja. Aku berusaha mencari pekerjaan seperti orang pada umumnya tapi yang sekiranya cocok dengan apa yang aku suka. Karena saat itu aku marasa suka menulis dan merasa suka online maka sempat deh tergiur menjadi seorang penulis buku dan admin sebuah situs online, aku menemukan informasi lowongan yang sedemikian rupa itu dari internet. Saat itu bisa dibilang terjebak dalam situasi yang 'jika aku bertahan mungkin aku sekarang jadi orang sesat' tapi untungnya saat itu aku bisa keluar.

    Setelah keluar dari 'tempat itu' aku kembali berkecimpung didunia tulis buku, beruntung dapat teman yang kerjanya dipenerbitan gitu deh namanya Mutaroh Akmal (sengaja sebut nama biar aku gak lupa atas jasa-jasa mbaknya itu) tapi setelah waktu kian berjalan, jadi penulis buku umum seperti itu tuh terasa gak cocok banget denganku. Akhirnya aku keluar lagi.

    Aku sempat kerja di bidang forex, terus keluar lagi ke bidang property hingga akhirnya aku memilih untuk usaha sendiri yakni jualan online. Aku jualan produk ini itu, sempat gonta ganti tapi akhirnya jualan produk dari pengrajin sekitar berupa tas. Lumayan sih, sudah punya pelanggan dan rutin ada pembeli tapi akhirnya lambaikan tangan ke arah kamera alias gak kuat, lalu 2015 aku putuskan untuk tidak jualan produk itu lagi.

    Aku masih belajar jualan tapi sudah lain lagi produknya. Meski masih berusaha untuk belajar jualan online tapi aku lebih condong menjadi seorang blogger aja. Soal kisahku yang memilih menjadi blogger bisa dibaca di:


    Menjadi blogger itu buatku lebih nyaman, tidak setegang waktu jualan online. Yah, memang dalam dunia kerja aku gak jelas alias gonta-ganti kerjaan, tapi ujung-ujungnya aku kembali kepada selera awal, dimana awalnya aku memang mengidamkan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah saja dan pilihannya jatuh dalam dunia blogging. Prosesnya memang berliku dan sempat seperti ayam kehilangan iduknya tapi aku merasa beruntung telah sampai pada apa yang aku jalani saat ini yakni bekerja dari rumah saja. 

    Apa yang aku jalani saat ini sangat cocok dengan karakterku yang cinderung introvert. Jadi jika kamu seorang introvert maka kamu pasti tau pekerjaan apa yang cocok buat diri kamu, gak harus seperti aku, lakukan apa yang sesuai passion kamu.

    Salam Malu-malu
    dari pojokan

    Sabtu, 22 Agustus 2015

    Ketika Seorang Introvert Memilih Menjadi Blogger

    Ketika Seorang Introvert Memilih Menjadi Blogger || Ceritanya perjalanan dunia kerjaku gak jelas banget gitu kan, gonta-ganti kerja gak ada yang cocok, mungkin itu semua pengaruh dari karakterku yang cinderung introvert dan pemalu, soal gonta-ganti kerjaan aku posting di BAGAIMANA NASIB SEORANG INTROVERT SAAT MEMASUKI DUNIA KERJA. Intinya aku gak cocok kerja kantoran atau sejenisnya, hingga akhirnya aku ingin kembali kedunia online karena ketika aku lulus kuliah itu aku sempat mengenal yang namanya blog, sempat sejenak belajar secara otodidak tapi kemudian vakum gitu kan. Lalu, setelah mentok gontan-ganti kerja memutuskan untuk pilih kerja jadi penjaga warnet aja dengan niatan sambil mempelajari blog dan memanfaatkan blog untuk jualan.

    Meski pekerjaanku gak keren seperti layaknya pegawai kantoran atau PNS, tapi entah mengapa aku justru suka-suka aja alias nyaman. Apapun yang aku lakukan saat itu, yang pasti aku tetep aktif ngeblog terutama di blogdetik dan lalu kemudian juga jualan online.

    Tapi akhir tahun 2014 aku berfikir berhenti jualan onlinenya, tanya kenapa? aku senang sih jualan online, karena pas banget gitu, gak perlu banyak ngomong, gak perlu apalah-apalah tapi ada aja yang beli. Tapi rasanya aku gak kuat aja gitu, tiap saat hp bunyi, ngadepin orang dengan macem-macem karakter ya meski hanya via sms atau chathing gitu, tapi tetep aja semacam stress, terlebih ketika blognya yang buat jualan kelilangan banyak visitor efek ganti template. Rasanya saat itu berhenti jualan adalah penyembuh yang mujarab.

    Saat berniat menonaktifkan blog toko onlineku itu aku ingat bahwa aku kan punya akun google adsense gitu, mungkin bisa dicoba untuk cari penghasilannya dari google adsense aja gitu. Kemudian saat itu aku niatan fokus pada sebuah blogspot untuk nyari receh dari google sementara blogdetik-ku hanya sebatas untuk nulis sesuatu untuk kesenangan belaka.

    Mungkin sudah saatnya bersyukur (*halahhh) dengan cara memanfaatkan akun google adsense yang telah aku punyai, mengingat perjuanganku mendapatkan akun google adsense pun tak mudah, berkali-kali aku ditolak, soal perjuangan mendapatkan google adsense selebihnya aku pernah posting di postingan Menurut Kamu Google Adsense itu Gimana?

    Desember 2014 adalah pertama kali aku PO dari google adsense-ku itu meski jumlahnya hanya 111$ aja, sebelumnya aku pernah juga ngerasain hasil google adsense tapi dari akun orang karena waktu itu belum punya akun sendiri. Saat PO pertama itu aku lega sekali, seolah menemukan jalan keluar untuk benar-benar menonaktifkan blogku yang untuk jualan online itu. Aku semakin mantap hingga akhirnya 2015 (entah bulan apa aku lupa, yang pasti awal tahun, kayaknya Januari) blog toko onlineku benar-benar aku tarik dari dunia maya, postingan-postingannya aku sembunyikan, meski alamatnya masih bisa diakses tapi aku tak ada niat untuk memperpanjanganya dimana bulan september 2015 domain toko onlineku itu akan kadaluaraso.

    Dan tau gak apa yang terjadi? Bulan-bulan berikutnya gak PO, bayangin aja betapa keroncongannya kantong ini. Aku sadar bahwa dengan kemampuanku yang seadanya untuk terjun dalam dunia google adsense itu sungguh sulit terasa karena untuk mencari pendapatan dari google adsense itu seharusnya main SEO sementara aku paling males main SEO, walau sebenarnya aku belajar tapi aku males praktek karena ribetnya itu loh, jadinya ya meski tanpa SEO aku tetap terus posting diblogspotku itu dan akhirnya bulan Maret 2015 aku kembali PO dengan jumlah yang tak kalah jauh minimnya dari PO sebelumnya yakni 113$.

    Galau sih sangat, tapi aku terus tetap berusaha aktif ngidupin blogspotku itu dan tragisnya bulan April gak PO lagi, galau menjadi-jadi, gimana nasibnya kalau gini-gini terus? tapi aku tetap seolah-olah ra popo.

    Dan untuk selanjutnya aku belum tau juga bisa rutin PO atau enggaknya, yang pasti masih ingin mengasah kemampuan ngeblog agar dapat penghasilan dari online, selebihnya mencoba kembali belajar untuk membuat blog jualan tapi tidak seperti sebelumnya karena kali ini aku hanya bikin wadah onlinenya selebihnya soal CS, produk dan sebagainya orang lain yang ngurus, meski bagiannya tak sebesar ketika jualan sendiri tapi tak mengapa, seenggaknya gak bikin aku stres seperti ketika jualan sendiri.

    Disini aku sebut diri ini sebagai blogger dengan alasan punya blog dan aktif ngeblog gitu ajah sih, meski sebenarnya dengan karakter introvert-ku aku merasa tak seperti blogger lainnya yang aku jumpai saat kopdar atau acara lainnya, aku merasa beda juga gitu. Blogger lainnya yang aku jumpai ketika kopdar-kopdar itu biasanya orangnya ramai-ramai gitu, sementara aku tetap aja yang gak banyak ngomong, gak suka ikut selfie atau foto-foto dan sekitarnya. Tak sedikit juga yang sepertinya terkejut karena dari blog-blogku mengira aku ini orangnya ramai gitu, padahal enggak, aku cinderung pendiam alias gak banyak ngomong.

    Apapun yang terjadi tapi yang pasti harus disyukuri bahwa sebagai introvert aku masih diberi kemampuan untuk bisa mengungkapkan sesuatu dalam bentuk tulisan, alias seneng nulis sesuatu meski aslinya gak suka baca. Dan menjadi blogger adalah cara yang menyenangkan untuk tetap eksis meski tanpa banyak ngomong.

    Saat memilih menjadi full time blogger aku memang niatan harus bisa dapat penghasilan dari apa yang aku lakukan, karena kalo tidak ya itu tadi betapa laparnya kantong ini gitu kan ya? meski secara jumlah apa yang aku hasilkan belum seperti para mastah tapi aku menikmatinya, aku senang dengan apa yang aku lakukan.

    Untuk menghasilkan uang dari blog pun memang ada banyak cara bisa dari job review atau dari adsense dan lain sebagainya atau mungkin ikut lomba kalo menang kan ya lumayan gitu. Tapi dari kesekian cara yang ada aku cinderung milih adsense karena yah itu tadi memanfaatkan akun yang sudah dipunyai dimana dapatnya pun penuh perjuangan. Dan aku sendiri merasa kurang aktif nyari job review atau seperti blogger-blogger lain yang sering ikut acara ini itu, jadi ya mungkin adsense lah yang sementara bisa aku coba dengan diam-diam tanpa harus kemana-mana gitu.

    Yah, apapun pilihannya entah blogger atau yang lainnya yang pasti kalau kamu seorang introvert pasti tau apa yang harus kamu pilih yang sesuai dengan passion kamu.

    NB: Tulisan diatas aku tulis tahun 2015, waktu terus berlalu bahkan blogdetik tempat aku dulu aktif ngeblog pun sudah tutup. Tapi aku masih tetap sama, yakni tetap berkecimpung didunia online meski di tahun 2018 aku sudah gak aktif lagi di adsense karena aku kembali jualan online. Masalah aku kembali ke jualan online sudah pernah aku posting di tulisan Adsense vs Jualan Online!

    Salam Malu-malu,
    dari pojokan

    Jumat, 21 Agustus 2015

    Bagaimana Nasib Seorang Introvert Saat Memasuki Dunia Kerja?

    Bagaimana Nasib Seorang Introvert Saat Memasuki Dunia Kerja? karena dia kan tidak seperti orang pada umumnya gitu kan, dia lebih berenergi ketika menyendiri padahal biasanya lowongan kerja itu kadang ada syarat "bisa bekerja secara individual atau pun kelompok/tim", iya kan? Belum lagi kalo pekerjaanya itu mengharuskan untuk berinteraksi dengan banyak orang gitu.

    Yah kalo introvertnya dengan kadar pemalu yang tidak berlebihan tentu tak masalah, karena pada dasarnya introvert itu punya keahlian dan keberanian untuk berinteraksi atau melakukan hal-hal yang ia inginkan kecuali ya itu tadi kalau disertai dengan sifat pemalu yang menonjol tentu akan kesulitan jika harus berinteraksi dengan banyak orang gitu kan?

    Dan kadang ada pandangan bahwa kesuksesan itu adalah milik kaum ekstrovert yang memiliki kemampuan sosial yang baik, banyak teman, ceria dll. Ah, tapi itu kan tidak benar, jadi buat kaum introvert jangan kawatir karena kesuksesan dalam urusan karir atau pekerjaan itu tidak tergantung pada introvert atau tidaknya, orang yang gak introvert ada yang sukses begitu juga sebaliknya.

    Banyak kok tokoh-tokoh yang terkenal di dunia baik bidang teknologi, bisnis, penulis, bahkan dalam bidang ilmu pengetahuan, walau pun mereka punya kepribadian yang cinderung introvert, seperti:

    1. Mark Zuckerberg (pendiri dan pemilik situs Facebook)
    Seorang CEO sebuah jejaring sosial yang sangat populer didunia yakni facebook, meski tak lulus kuliah dan cinderung introvert tapi ternyata dia mampu membuat sesuatu yang luar biasa gitu kan?

    2. Warren Edward Buffett
    Warren Edward Buffett adalah investor, triliuner dan dermawan asal Amerika yang kekayaanya pada tahun 2013 masuk sebagai orang ke-4 terkaya di dunia. Warren Buffet sendiri dideskripsikan sebagai seseorang yang penuh dengan karakter introvert, hanya saja ia mampu memanfaatkan karakternya ini dengan sangat baik melalui ketekunan, pemikiran bijaksana dan tahu kapan ia harus bertindak. Kepribadian introvert inilah yang menjadi kelebihannya, di saat orang lain tidak dapat berpikir jernih, ia selalu berpikir dengan hati-hati. Buffet sendiri mengatakan: "untuk menjadi sukses dalam investasi, tidak ada hubungan dengan IQ, yang diperlukan adalah kepintaran umum dengan temperamen yang baik untuk mengaturnya."

    3. JK Rowling, seorang penulis buku Harry Potter yang begitu mendunia dan sekaligus seorang milyarder dunia. Rowling, demikian nama panggilannya, mengakui dirinya termasuk kaum introvert yang memiliki kepribadian tertutup. Bahkan Rowling mengaku tidak memiliki banyak teman ketika sekolah.

    4. Bill Gates
    Bill Gates adalah contoh seseorang yang introvert tapi bukanlah pemalu. Ia hanyalah seseorang yang tidak banyak berbicara dan suka membaca, tapi juga kokoh dengan kepribadiannya. Ia merupakan salah satu contoh terbaik bagaimana seorang introvert dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa. Jika kita menyebut nama Microsoft maka Bill Gates dapat disebut sebagai lambang dari Microsoft.

    5. Albert Einstein
    Albert Einstein adalah ahli teori fisika asal Jerman yang sering sekali disebut sebagai seorang introvert. Seperti kebanyakan introvert lainnya, ia selalu melakukan pemikirannya sendiri, hingga ia sendiri mengatakan: "Suasana sepi dan monoton dari kehidupan yang tenang merupakan kunci dari pemikiran yang kreatif." Kalimat ini adalah salah satu ucapan mutiara dari Albert Einstein.

    6. Dan masih banyak lagi tokoh-tokoh yang sukses dan terkenal walau punya kepribadian yang cinderung introvert.

    Yah, itu sih contoh-contoh orang yang sukses meski berkarakter introvert, terus apa yang aku rasakan selaku orang yang ngaku cinderung introvert dan pemalu?

    Ketika aku lulus kuliah, aku sudah berfikir ingin mencari kerja dalam dunia tulis menulis buku karena aku rasa itu sangat menarik dan cocok denganku. Akhirnya aku ke Jogja karena kepincut dengan tawaran kerja yang berbau-bau tulis menulis gitu. Ceritanya anggap aja rumit dan meski dunia tulis menulis tapi serasa sesat, singkat cerita gak usah diceritain, intinya pekerjaanya gak seperti yang diiming-imingkan gitu (Kalau mengingat masa-masa itu pun rasanya lucu gimana gitu).

    Keluar dari jalan yang cinderung sesat itu aku kembali masuk lagi ke dunia tulis menulis, iya memang kerjaanya nulis buku sih tapi makin lama aku merasa gak sreg, seperti ada yang ganjel gitu. Akhirnya lagi-lagi keluar deh.

    Yah, ceritanya aku keluar masuk gonta-ganti kerjaan, aku sendiri bingung memilih kerjaan, karena ya itu tadi pada dasarnya aku kan cinderung introvert dan pemalu jadi susah aja gitu cari kerjaan yang pas seperti seleraku, sementara itu kalau aku yang menyesuaikan diri juga susah banget. Seolah-olah tak ada harapan untuk menjadi sukses seperti orang-orang dalam contoh diatas dengan latar belakang karakterku yang cinderung introvert dan pemalu.

    Intinya perjalanan dunia kerjaku sangat gak jelas, aku masih aja kekeh ingin bekerja sesuai kesukaanku tanpa terikat, tanpa aku harus mengubah diriku. Hingga akhirnya aku lebih memilih dunia online untuk mencari peluang baik untuk mendapatkan uang atau pun sekedar bersenang-senang, sebut saja aku pilih menjadi blogger yang kadang jualan lewat blog.

    Tentang kisah pilihanku yang kini hanya memilih menjadi blogger baca dipostingan selanjutnya "Ketika Seorang Introvert Memilih Menjadi Blogger". Pokoknya jangan gelisah soal dunia kerja atau karir, karena kalau kamu introvert kamu pasti tau apa yang kamu mau dan apa yang harus kamu lakukan.

    Salam Malu-malu,
    dari pojokan

    http://introvertpemalu.blogspot.com