Tampilkan postingan dengan label Dibalik Diamnya Introvert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dibalik Diamnya Introvert. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juni 2016

Kenapa Introvert Itu Pendiam? Salah Satunya Karena Lebih Suka Dialog Dengan Diri Sendiri

Kenapa Introvert Itu Pendiam? Salah Satunya Karena Lebih Suka Dialog Dengan Diri Sendiri || Bukanlah hal yang rahasia bahwa introvert itu identik dengan sosok yang pendiam. Aku sendiri merasa lebih nyaman menjadi pendengar saja saat berada dalam sekumpulan orang yang sedang mengobrol. Kadang dalam diam itu semacam menganalisa obrolan atau mengamati orang-orang sekitar.

Lebih dari itu hal lain yang sering aku lakukan dalam diam adalah dialog dengan diri sendiri. Aku seringkali semacam mengobrol dengan diri sendiri. Dan berdasarkan apa yang aku baca memang orang introvert itu cenderung lebih banyak menggunakan lobus frontalis, yaitu bagian otak yang bertugas merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat.

Orang introvert lebih terampil merasuki dunia dalam, yaitu dunia dirinya sendiri. Orang introvert selalu mencoba memahami dirinya sendiri dengan melakukan banyak merenung. Maka dari itu wajar bila sosok introvert itu menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian atau berprinsip (saking teguhnya kadang cinderung terlihat keras kepala), tidak mudah terpengaruh oleh orang lain atau senang menjadi dirinya sendiri, mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.

Karena sering asyik dengan dunia dalamnya itulah introvert seringkali sibuk dengan dirinya sendiri, kurang peka terhadap lingkungannya dan akhirnya lingkungannya juga tidak dapat menerimanya dengan introvert dengan baik alias dicap aneh, gak mau bergaul dll. Introvert itu sebenarnya tau apa yg mereka mau namun sulit untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain.

Tak jarang orang introvert itu lebih aktif didunia maya, entah ngeblog atau dimedia sosial seperti facebook, twitter dll. Dan jangan kaget bila menemui sosok yang ramai didunia maya tapi sangat pendiam ketika bertemu langsung. Seperti aku misalnya, banyak banget yang bilang atau merasa kecewa karena mereka tadinya mengenal aku didunia maya kayak orang cerewet tapi setelah tatap muka ternyata aku kebanyakan diamnya.

Yah gitu deh, intinya salah satu alasan kenapa orang introvert itu cenderung pediam adalah karena lebih suka dialog dengan diri-nya sendiri. Gitu aja! Ini sih yang aku rasakan dan mungkin oranglain yang berkepribadian introvert kurang lebih sih merasakan hal yang sama, tapi gak tau juga dhing.

Salam Malu-malu,
dari pojokan

Rabu, 29 Juli 2015

Dibalik Diamnya Seorang Introvert

Seorang introvert diidentikan dengan seorang yang pendiam nan misterius gitu, tapi tau gak sih dibalik diamnya seorang introvert itu apa yang ia lakukan? Biasanya saat diam itu sedang melakukan pengamatan atau menganalisa sesuatu, mulutnya emang diam tapi bisa jadi pikiran bahkan hatinya seperti sedang bekerja keras memahami apa yang terlihat atau terdengar.

Nah, dari hasil diamnya itu ia bisa menghasilkan hikmah atau point-point tertentu tentang mana yang negatif dan mana yang positif, mana yang harus ditiru dan mana yang semestinya dihindari. Tapi gak tau juga dhing, tergantung pola pikir masing-masing, karena apapun karakter orang, kadang ada yang cinderung berfikir positif tapi ada pula yang negatif. Atau kadang dalam diamnya itu tidak sedang menganalisa tapi sedang berimajinasi.

Lalu apa yang didapatkan dari hasil diamnya itu biasanya dikemas dalam bentuk tulisan, itulah mengapa kebanyakan orang introvert itu suka menulis, karena memang ia bisa dengan mudah menyampaikan apa yang ia pikirkan lewat tulisan entah di blog atau sedekar dalam statusnya di jejaring sosial. Kalau pun gak ditulis ya ia tetap mengambil point-point yang ada tapi untuk dirinya sendiri.

Selain itu dalam diamnya seorang introvert itu kadang juga bisa menganalisa dan menebak sifat seseorang, hanya sekedar membaca sifat loh ya bukan membaca pikiran orang. Karena aku sendiri merasakan dibalik diamku yang terkesan misterius ada teman yang mengira aku bisa baca pikiran orang, macam orang sakti atau indigo gitu, itulah mengapa kadang ada teman yang panggil aku dengan sebutan ‘mbah’ (macam mbah-mbah dukun gitu). Padahal aku diam-diam ya biasa aja, bukan yang diam-diam menghanyutkan atau mengharukan gitu.

Yah, salah satu ciri introvert yang cinderung pendiam itu kadang dipandang diam-diam menghanyutkan. Padahal diamnya introvert itu karena memang ia lebih suka mendengarkan ketimbang berbicara, itulah mengapa ada yang bilang introvert itu adalah pendengar yang baik. Dan dibalik diamnya itu kadang ada aktivitas ya itu tadi, semacam menganalisa apa yang didengar atau dilihat. Seorang introvert itu lebih sering melakukan dialog dengan dirinya sendiri sehingga lebih banyak diam.

Apa yang aku tulis ini menurut apa yang aku rasakan loh ya, mungkin aja ada juga introvert model lainnya dimana dibalik diamnya itu tidak melakukan aktivitas seperti apa yang aku tuliskan ini. Bisa aja diamnya dia itu ngantuk atau nahan kebelet **gak dhing, bercanda!

Salam Malu-malu,
Dari Pojokan

http://introvertpemalu.blogspot.com